Minggu, 02 Mei 2010

kita harus mengenal diri sendiri

"Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat baik"

Perihnya lapar dapa ditepis dengan septong roti yang basah jadi, untuk apa aku banyak bersedih dan terus dihantui oleh kecemasan ?

Tanyakan kepada dirimu beberapa pertanyaan di bawah ini dan jawab dengan bijaksana:

1. Tahukah bila engkau akan melakukan perjalanan yang tidak pernah akan kembali lagi? Apakah engkau sudah mempersiapkan bekal yang cukup untuk perjalan itu?

2. Apakah engkau sudah membekali diri dengan amal sheleh sebagai penawar gelidahmu di liang kubur nanti?

3. Berapakah usiamu saat ini?Berapa lama lagi engkau akan hidup? Apakah engkau menyadari bahwa setiap permulaan itu pasti ada akhirnya, dan akhir dari segalanya adalah hanya surga atau neraka?

4. Apakah engkau pernah membayangkan ketika malaikat turun dari langit untuk mencabut ruhmu,dan saat itu engkau dalam keadaan tak sadar?

5. Apakah engkau pernah membayangkan hari itu,saat terakhir dalam hidupmu,ketika engakau berpisah dari keluarga,anak-anak,kekasih
,dan para kerabat? Itulah kematian dengan masa-masa sulit menjelang kedatangannya beserta penderitannya yang begitu sakit untuk dirasakan. Itulah kematian ... itulah kematian!

Setelah ruh terpisah dari jasadmu,engkau akan dimandikan dan kemudian dibungkus dengan kain kafan.orang-orang membawamu menuju masjid untuk dishalatkan.Selanjutnya engkau dipanggul di atas punggung pertama alam akhirat. Bisa jadi kuburan itu merupakan taman di antara teman-taman surga, atau sebuah liang di antara liang-liang neraka.



Belajarlah dari Kegagalanmu !


Sabtu, 01 Mei 2010

Wanita yang aku sayangi
Adalah pencinta Tuhannya
Yang mengalir cinta,takut dan harap
Yang menguasai perjalanan penghidupannya
Dari waktu ke waktu, dari hari ke hari
Sehingga perjanjian di antara jasad dan nyawanya berakhir…

Wanita yang aku rindui
Adalah wanita yang di mata dan wajahnya terpancar sinar Nur
Ilahi
Lidahnya basah dengan Dzikrullah
Di sudut hati kecilnya sentiasa membesarkan Allah

Wanita yang aku cintai
Yang menutup auratnya dari pandangan lelaki ajnabi
Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya
Disanjung tinggi penduduk langit dan bumi

Wanita yang aku impikan
Adalah yang mendekatkan hatiku yang telah jauh
Kepada Ar-Rahman dan Ar-Rahim
Namun aku tidak ada di sana
Kerana aku dilamar oleh kebendaan dunia

Wanita yang aku kasihi
Yang bersyukur pada apa yang ada
Yang bersabar pada apa yang tiada
Cinta pada hidup yang sederhana yang tidak bermatakan benda

Wanita yang aku sukai
Menjadi dian pada dirinya sendiri
Menjadi pelita untuk putera-puteri yang bakal dilahirkan
Untuk menyambung perjuangan di belakang hari

Sesungguhnya
Wanita yang selalu berada di dalam doaku
Adalah diriku, dirimu dan seluruh kaum Hawaku…